aku punya teman perempuan,
namanya APRILIA..,
kecil, item, manis senyumnya, rambutnya ngombak tapi pakai jilbab kok :D
aku mengenalnya ketika aku duduk dibangku SMP..
tepatnya ketika aku kelas 8 .,
dia begitu periang.,
waktu itu kita cuma teman.., bukan sahabat., cuman 1 geng :D hehe maklum anak smp..,
kemana mana selalau bareng.,
dia mengindap penyakit leukimia sejak kelas 6 SD..,
tapi masya allah.., semangatnya luar biasa..,
waktu itu kita pendaftaran SMK..,
kita mendaftar di sekolah SMK yang sama dan jurusan yang sama..,
kita sama sama bernazar..,
meskipun april bernazar bilang ke ibunya.,
dan aku bernazar bilang ke orangtuaku..,
kalau kita masuk di SMK yang kita inginkan..,
kita mau pake jilbab..,
YEAYYY !!!! alkhamdulillah kita keterima dan kita pake jilbab :D
di sekolah..,
setiap 1 bulan sekali april selalu absen untuk memeriksa penyakit yang dideritanya..,
setiap 1 bulan sekali april selalu absen untuk memeriksa penyakit yang dideritanya..,
dia tak pernah mengeluh kepadaku tentang penyakitnya..,
yang aku tau cuman dia sakit..,
tapi aku gak pernah tau gimana rasanya sakit yang dideritanya..,
tapi aku gak pernah tau gimana rasanya sakit yang dideritanya..,
sepanjang hariku.., kuhabiskan waktu dengannya..,
duduk sebangku,,., main bareng.., jajan bareng.., dan semuanya sama sama..,
terkadang dia membuatku jengkel.., atau sebaliknya.., aku membuatnya jengkel..,
ya namanya juga sahabat.., kadang baikan kadang musuhan hehehe..,
sampai pada akhirnya dia dirawat dirumah sakit..,
aku dan teman teman menjenguknya..,
2 hari setelah aku dan teman teman menjenguk..,
tepatnya ketika mahrib..
aku dapat telfon..,
hapeku berbunyi..,
terlihat nama APRIL dari panggilan tersebut..,
perasaanku saat itu senang.., senang sekali..,
dia memberiku kabar..,
terlintas di pikiranku dia sudah pulang dari rumah sakit..
kuangkat telfonnya..,
" Hallo, Assalamu'alaikum..," sapaku
"Wa'alaikumsallam " jawabnya
aku spontan kaget.., suara laki laki..,
suara laki2 itu adalah Om Tarman ., adik laki2 dari ibunya April..,
aku sangat bingung..,
baru kali ini aku di telfon omnya april..,
lalu om tarman memberitahuku..,
bahwa sahabatku Aprilia.., sudah dipanggil Allah..,
(11 Desember 2014)
Aku tanpa ekspresi.., aku tak menangis..,
aku sibuk dengan hpku.,
aku sibuk memberitahu teman teman tentang keadaan april..,
aku bergegas untuk makan dan menuju rumah april bersama ke tiga temanku, ade bela dan fahmi..,
sesampai di rumah april..,
sudah ramai didepan rumahnya..,
terpasang tratag lengkap dengan kursi..,
aku masih tanpa ekspresi..,
aku tak merasakan kehilangan..,
beda sekali dengan bella.., yang menangis pada waktu itu dan merasakan kehilangan..,
pikiranku kosong..,
aku dan ketiga temanku duduk di depan rumahnya april..,
menunggu jenazah Alm Aprilia dari RS.
pukul 21:30., jenazah april datang.,
kulihat ibunya april keluar dari mobil jenazah dalam kondisi pingsan dan dibopong keluarganya..,
bagaimana mungkin tidak pingsan?..,
namanya juga seorang ibu..,
merasakan kehilangan anak satu satunya..,
aku melihat wajahnya april untuk terakhir kalinya..,
aku masih tak bisa menangis.., dan merasakan kehilangan..,
3 hari setelah pemakaman april..,
aku bermimpi..,
April sedang sarapan dengan bekal dari ibunya yang ia bawa kesekolah..,
waktu itu di kelas hanya ada april.,
aku hafal sekali.., dia selalu datang lebih awal daripada teman2nya..,
dia memang suka datang pagi pagi karna jalanan masih sepi..,
aku memasuki ruang kelas., melihat april sedang sarapan dengan lepak lepak pink yang ia bawa..,
"assalamu'alaikum" sapaku.., dia menjawab salamku dengan senyum.., manis sekali senyumnya..,
ke esokan harinya setelah aku bermimpi..,
aku mulai menangis.., cukup lama..,
aku duduk disendirian tanpa ada yang duduk denganku..,
keseharianku yang berbeda dari biasanya..,
aku mulai merasakan kehilangan..,
sangat kehilangan..,
orang yang ada dalam suka dukaku.,
kini telah tiada.,
baik baik disana ya..,
sahabatku..,
aku percaya..,
suatu saat nanti kita pasti bertemu..,
melepas rasa rindu..,
20-05-17
aku dan teman teman menjenguknya..,
2 hari setelah aku dan teman teman menjenguk..,
tepatnya ketika mahrib..
aku dapat telfon..,
hapeku berbunyi..,
terlihat nama APRIL dari panggilan tersebut..,
perasaanku saat itu senang.., senang sekali..,
dia memberiku kabar..,
terlintas di pikiranku dia sudah pulang dari rumah sakit..
kuangkat telfonnya..,
" Hallo, Assalamu'alaikum..," sapaku
"Wa'alaikumsallam " jawabnya
aku spontan kaget.., suara laki laki..,
suara laki2 itu adalah Om Tarman ., adik laki2 dari ibunya April..,
aku sangat bingung..,
baru kali ini aku di telfon omnya april..,
lalu om tarman memberitahuku..,
bahwa sahabatku Aprilia.., sudah dipanggil Allah..,
(11 Desember 2014)
Aku tanpa ekspresi.., aku tak menangis..,
aku sibuk dengan hpku.,
aku sibuk memberitahu teman teman tentang keadaan april..,
aku bergegas untuk makan dan menuju rumah april bersama ke tiga temanku, ade bela dan fahmi..,
sesampai di rumah april..,
sudah ramai didepan rumahnya..,
terpasang tratag lengkap dengan kursi..,
aku masih tanpa ekspresi..,
aku tak merasakan kehilangan..,
beda sekali dengan bella.., yang menangis pada waktu itu dan merasakan kehilangan..,
pikiranku kosong..,
aku dan ketiga temanku duduk di depan rumahnya april..,
menunggu jenazah Alm Aprilia dari RS.
pukul 21:30., jenazah april datang.,
kulihat ibunya april keluar dari mobil jenazah dalam kondisi pingsan dan dibopong keluarganya..,
bagaimana mungkin tidak pingsan?..,
namanya juga seorang ibu..,
merasakan kehilangan anak satu satunya..,
aku melihat wajahnya april untuk terakhir kalinya..,
aku masih tak bisa menangis.., dan merasakan kehilangan..,
3 hari setelah pemakaman april..,
aku bermimpi..,
April sedang sarapan dengan bekal dari ibunya yang ia bawa kesekolah..,
waktu itu di kelas hanya ada april.,
aku hafal sekali.., dia selalu datang lebih awal daripada teman2nya..,
dia memang suka datang pagi pagi karna jalanan masih sepi..,
aku memasuki ruang kelas., melihat april sedang sarapan dengan lepak lepak pink yang ia bawa..,
"assalamu'alaikum" sapaku.., dia menjawab salamku dengan senyum.., manis sekali senyumnya..,
ke esokan harinya setelah aku bermimpi..,
aku mulai menangis.., cukup lama..,
aku duduk disendirian tanpa ada yang duduk denganku..,
keseharianku yang berbeda dari biasanya..,
aku mulai merasakan kehilangan..,
sangat kehilangan..,
orang yang ada dalam suka dukaku.,
kini telah tiada.,
baik baik disana ya..,
sahabatku..,
aku percaya..,
suatu saat nanti kita pasti bertemu..,
melepas rasa rindu..,
20-05-17
