Sebagian besar orang tua sering
memberkan uang saku rutin sehari dengan jumlah sekian atau seminggu dengan
jumlah sekian kepada anak. Tujuannya dengan maksud untuk membeli mainan dan
jajanan kepada anak. Tapi, apakah bunda tahu? Bagaimana dampak jika anak
diberikan uang saku rutin ?
1. Bahwa anak yang setiap hari dibekali
uang saku maka lama-kelamaan anak tersebut akan mempunyai mental meminta atau
mental menagih. Ketika sudah ada waktunya dia dikasih uang saku, kok belum
dikasih, maka anak akan berani untuk meminta orang tuanya. Misalnya saja anak
setiap hari sebelum berangkat sekolah diberi uang saku rutin oleh ibunya, lalu
ketika anak akan berangkat sekolah dan ibunya belum memberikan uang saku, maka
yang terjadi adalah anak tersebut pasti berani meminta uang kepada ibunya
karena anak merasa itu adalah kegiatan rutin yang harus ibunya lakukan.
2. Jika anak diberikan uang saku rutin
terus menerus maka yang terjadi adalah anak tidak tau terimakasih. Anak ketika
diberi uang saku oleh orang tuanya lama-kelamaan tidak akan mengucap
terimakasih. Karena anak merasa bahwa uang saku rutin ini adalah haknya.
Nah, lantas bagaimana
memberikan uang kepada anak ? begini langkahnya.
1. Sebelum orang tua memberikan uang
saku kepada anak, anak harus tau dan paham bahwa uang ini bukan hak dia.
Melainkan uang ini adalah kebaikan ayah dan ibu. Jadi kita harus bekali dulu
dengan seperti ini “nak, ini uang saku
bukan hakmu sebenarnya, ini adalah kebaikan ayah dan ibu memberi uang kepadamu.”
Jadi setelah diberi pengertin seperti itu ketika anak dikasih uang berapapun
nominalnya anak pasti akan bilang terimakasih.
2. Orang tua harus membekali bahwa uang
saku yang diberikan kepada anak itu nanti uangnya mau diapakan. Anak juga harus
tau guna uang saku ini. Jika anak tidak dibekali kegunaan uang itu seperti apa,
maka anak selalu setiap hari pasti membeli jajan atau membeli mainan yang
nantinya itu penghasilan anak dari uang saku rutin yang diberikan orang tuanya
tidak nampak ketika dia sudah dewasa. Karena setiap hari habis untuk dibelikan
mainan dan jajanan. Ajarkanlah untuk menabung. Jadi dia akan tau bahwa ketika
ia ingin membeli sesuatu, itu harus pakai usaha. Usahanya dia adalah dengan
menabung rutin dengan uang yang diberikan orangtuanya. Ini adalah belajar anak
untuk memanage uang, agar kelak ketika sudah besar anak sudah tau cara memanage
uang karena sejak kecil sudah diajarkan oleh orang tuanya.






